Media Asgar Center – MTs Pondok Pesantren As’adiyah Galung Beru kembali menambah sarana pengembangan bakat dan minat santri melalui pengadaan seperangkat alat musik hadrah, Kamis (10/9/2026).

Pengadaan alat tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah memperkuat pembinaan ekstrakurikuler, khususnya di bidang seni dan budaya Islam. Sebelumnya, Pondok Pesantren As’adiyah Galung Beru telah memiliki kegiatan seni marawis yang aktif dimainkan oleh para santri.

Menariknya, alat hadrah yang baru tiba di lingkungan pesantren langsung dicoba oleh para santri pada sore hari (9/9). Suara tabuhan rebana pun mulai menggema sebagai tanda dimulainya pembinaan seni hadrah di pesantren.

Kepala MTs As’adiyah Galung Beru, Yulianti, M.Pd., turut mengambil bagian dalam latihan perdana tersebut. Bersama sejumlah santri yang akan menjadi personel hadrah, Yulianti ikut memainkan alat musik gendang.

Menurut Yulianti, pengadaan alat hadrah diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi santri untuk mengembangkan bakat dan minatnya di bidang seni Islami.

“Pembinaan ekstrakurikuler hadrah ini akan segera kami susun jadwalnya agar dapat diikuti oleh santri tingkat MTs maupun MA. Kami ingin memberikan ruang kepada anak-anak untuk mengembangkan potensi mereka, termasuk melalui seni Islami,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan hadrah tidak hanya menjadi sarana pengembangan bakat, tetapi juga dapat menjadi media mempererat kebersamaan, melatih kekompakan, disiplin, serta menumbuhkan kecintaan santri terhadap seni dan tradisi Islam.

Salah seorang santri, Andi Tenripadha Sugina, mengaku sangat senang dengan hadirnya alat hadrah baru di Pondok Pesantren As’adiyah Galung Beru.

“Saya sangat senang karena sekarang kami memiliki alat hadrah. Semoga kami bisa belajar dan nantinya tampil dalam berbagai kegiatan pesantren,” ungkapnya.

Dengan hadirnya alat hadrah tersebut, MTs As’adiyah Galung Beru kini memiliki tambahan sarana pembinaan seni Islami di samping kegiatan marawis yang telah lebih dahulu berkembang. (Imam)