Sejak hari pertama hingga penutupan, seluruh peserta didik mengikuti ujian dengan penuh kedisiplinan. Pelaksanaan ini sekaligus menunjukkan kesiapan madrasah dalam aspek teknis, ketersediaan sarana pendukung, serta solidnya koordinasi antar unsur pelaksana ujian.
Kepala MTs As’adiyah Galung Beru, Yulianti, M.Pd, menegaskan bahwa Ujian Madrasah bukan sekadar penilaian akademik, tetapi juga bagian penting dalam proses pendidikan secara menyeluruh.
“Ujian ini tidak hanya bertujuan untuk mengukur kemampuan akademik peserta didik, tetapi juga menjadi sarana evaluasi terhadap pencapaian kompetensi secara menyeluruh,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan Ujian Madrasah Berbasis Android Tahun 2026 menjadi bukti komitmen madrasah dalam menghadirkan sistem evaluasi yang modern, efektif, dan sejalan dengan perkembangan teknologi pendidikan.
Sementara itu, Ketua Yayasan, KM. Rusli Rahman, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan ujian tahun ini. Ia menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Ujian Madrasah telah berakhir dengan lancar, tertib, dan sukses. Kami menyampaikan apresiasi kepada panitia ujian, proktor, majelis guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa yang telah mengikuti dan mendukung kegiatan ini dengan baik,” ujarnya.
Ia juga memberikan pesan khusus kepada para peserta didik agar menjadikan ujian ini sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan perjalanan pendidikan.
“Semoga hasil yang diperoleh menjadi gambaran terbaik dari usaha dan proses belajar para siswa. Kami berharap anak-anak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya dengan bekal ilmu, akhlak, dan karakter yang baik,” tambahnya.
Dengan berakhirnya ujian ini, MTs As’adiyah Galung Beru kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta mencetak generasi madrasah yang cerdas, berakhlak, berkarakter, dan siap bersaing di jenjang pendidikan selanjutnya.