Media Asgar Center – Wakil Bupati Bulukumba H. Andi Edy Manaf menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Pondok Pesantren As’adiyah Galung Beru bersama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Baburrahman Galung Beru. Kehadiran tersebut menjadi kunjungan perdana Wabup Bulukumba ke Pondok Pesantren As’adiyah Galung Beru., Kamis (3/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dirangkaikan dengan Khataman Shorof Program Takhassus Angkatan III Tahun 2026. Program ini merupakan bagian dari pengembangan pendidikan kepesantrenan melalui kerja sama Pondok Pesantren As’adiyah Galung Beru dengan Pondok Pesantren Salafiyah Parappe, Campalagian, Sulawesi Barat, melalui program pengutusan guru tugas.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Bulukumba menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan As’adiyah yang dinilai telah memberikan kontribusi dalam perkembangan pendidikan keagamaan di Kabupaten Bulukumba.

“As’adiyah cukup mewarnai pendidikan keagamaan di Bulukumba. Keberadaannya tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan pendidikan Islam, tetapi juga terus memberikan kontribusi dalam membentuk generasi yang memiliki pengetahuan, akhlak, dan nilai-nilai keagamaan,” ujar Andi Edy Manaf.

Menurutnya, pesantren memiliki posisi penting dalam membangun karakter generasi muda di tengah berbagai tantangan zaman. Karena itu, keberadaan lembaga pendidikan keagamaan perlu terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah, pesantren, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Kita tentu memberikan apresiasi terhadap kontribusi As’adiyah. Harapannya, lembaga pendidikan keagamaan seperti ini terus berkembang, mampu menjawab kebutuhan zaman, tetapi tetap menjaga tradisi dan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasinya,” katanya.

Wabup juga menilai kegiatan Maulid Nabi dan Khataman Shorof bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya merawat tradisi keagamaan sekaligus memperkuat pendidikan karakter santri.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren As’adiyah Galung Beru, KM. Rusli Rahman, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Wabup Bulukumba. Menurutnya, kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Bulukumba tersebut menjadi bentuk perhatian dan dukungan terhadap perkembangan pendidikan pesantren.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Bapak Wakil Bupati. Ini menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi keluarga besar As’adiyah Galung Beru untuk terus berbenah dan memberikan kontribusi terbaik bagi pendidikan keagamaan di Bulukumba,” ungkapnya.

Ketua Panitia, Ustaz Kamaluddin Pilo, M.Pd.I., menegaskan bahwa pelaksanaan Maulid Nabi bersama DKM Masjid Baburrahman memiliki makna historis bagi Pondok Pesantren As’adiyah Galung Beru.

Ia menyebut Masjid Baburrahman memiliki keterkaitan erat dengan awal mula gagasan pendirian pesantren.

“Masjid ini adalah akarnya dan Pesantren As’adiyah Galung Beru adalah pohonnya. Di masjid inilah gagasan pendirian pesantren dahulu dibicarakan bersama para tokoh. Karena itu, kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya merawat sejarah sekaligus memperkuat hubungan pesantren dengan masyarakat,” jelasnya.

Hadir sebagai pembawa hikmah, AG. Prof. Dr. KH. Kamaluddin Abunawas, M.A., Wakil Rektor I UIN Alauddin Makassar sekaligus Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Kamaluddin turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Program Takhassus Shorof As’adiyah Galung Beru. Menurutnya, penguatan ilmu shorof merupakan bagian penting dalam membekali santri untuk memahami bahasa Arab dan mendalami khazanah keilmuan Islam.

“Program Takhassus Shorof ini merupakan ikhtiar yang sangat baik. Penguasaan shorof menjadi bekal penting bagi santri dalam memahami bahasa Arab, khususnya ketika mereka mendalami kitab-kitab turats. Program seperti ini perlu dipertahankan dan dikembangkan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Kasubbag TU Kemenag Bulukumba Syukriadi, S.Ag., M.M., Dewan Pengawas Pondok Pesantren As’adiyah Galung Beru Drs. H. Arifin Nur, M.Pd., pengurus Forum Komunikasi Orangtua Santri, unsur Pemerintah Desa Gattareng, Muslimat NU Bulukumba, Lakpesdam NU Bulukumba, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga besar Pondok Pesantren As’adiyah Galung Beru.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Khataman Shorof Angkatan III menjadi momentum memperkuat silaturahmi sekaligus meneguhkan komitmen As’adiyah Galung Beru dalam merawat tradisi keislaman dan mengembangkan pendidikan kepesantrenan di Kabupaten Bulukumba.