Tim Sosialisasi PSB As'adiyah Galung Beru menyasar SDN 31 GattarengMedia Asgar Center –Dalam rangka menyambut Penerimaan Santri Baru (PSB) Tahun Pelajaran 2026/2027, Pondok Pesantren As’adiyah Galung Beru terus mengintensifkan kegiatan sosialisasi ke berbagai sekolah dasar, Selasa (21/4/2026).
Kali ini, tim sosialisasi menyasar sejumlah SD di Kecamatan Gantarang dan Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba diantaranya, SD 30 Gattareng, SDN 31 Gattareng, SMP Negeri 7 Bulukumba, MIS Anrihu, SDN 22 Malewang, SDN 174 Anrihu. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan sistem pendidikan pesantren yang mengintegrasikan pembelajaran agama, tahfizh Al-Qur’an, serta pendidikan formal.
Dalam sosialisasi tersebut, tim menyampaikan berbagai program unggulan pesantren, mulai dari pembinaan keagamaan, penguatan karakter, hingga pembelajaran yang menyeimbangkan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman.

Koordinator Tim 1, Jusman Imam, menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya pesantren dalam menjemput dan menyiapkan generasi masa depan sejak dini.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada siswa dan orang tua bahwa pesantren hari ini hadir dengan sistem pendidikan yang terintegrasi—antara ilmu agama, tahfizh Al-Qur’an, dan pendidikan formal. Ini adalah ikhtiar bersama untuk mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Tim 2, KM. Ikbal, mengajak para siswa untuk tidak ragu melanjutkan pendidikan di pesantren.
“Kami mengajak adik-adik semua untuk berani melangkah dan memilih mondok. Di pesantren, bukan hanya belajar, tapi juga ditempa menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, dan dekat dengan Al-Qur’an. Ini adalah langkah awal menuju masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa mondok merupakan investasi terbaik bagi masa depan.
Jika ingin hidup yang lebih terarah dan penuh keberkahan, maka mondok adalah pilihan yang tepat,” pungkasnya.
Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Selain penyampaian materi, tim juga memberikan motivasi agar para siswa sejak dini memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan di pesantren.
Pihak pesantren berharap, melalui kegiatan ini, semakin banyak orang tua yang tergerak untuk memondokkan anak-anaknya sebagai investasi terbaik dalam membentuk generasi yang berakhlak, mandiri, dan berilmu.




