Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H, Tenaga Ahli Menteri Agama Republik Indonesia bidang Haji, Umrah, dan Kerja Sama Luar Negeri.

Media Asgar Center – Pondok Pesantren As’adiyah Galung Beru akan menggelar Penamatan Terpadu tingkat MI, MTs, dan MA yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (5/5/2026).

Kegiatan tahunan tersebut dipastikan berlangsung meriah karena menghadirkan tokoh nasional di bidang keagamaan.

Tamu kehormatan yang dijadwalkan hadir yakni Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H, Tenaga Ahli Menteri Agama Republik Indonesia bidang Haji, Umrah, dan Kerja Sama Luar Negeri.

Tokoh nasional tersebut juga didapuk sebagai narasumber utama dalam pengajian umum yang menjadi rangkaian kegiatan penamatan.

Selain dikenal sebagai pejabat strategis di Kementerian Agama RI, Dr. Bunyamin Yapid juga merupakan Ketua Yayasan Pondok Pesantren As’adiyah Pusat Sengkang Kabupaten Wajo.

https://asgarcenter.ponpes.id/ujian-madrasah-2026-rampung-mts-asadiyah-galung-beru-apresiasi-seluruh-elemen-pelaksana/

Kehadirannya dinilai menjadi momentum penting bagi keluarga besar Pondok Pesantren As’adiyah Galung Beru.

Ketua Yayasan Pontren As’adiyah Galung Beru, KM. Rusli Rahman, mengatakan kehadiran Dr. Bunyamin Yapid diharapkan memberi motivasi besar kepada para santri, alumni, serta masyarakat untuk terus mendukung kemajuan pendidikan pesantren.

“Alhamdulillah, beliau sendiri yang memberikan tanggal kegiatan. Rencana awal penamatan ini dijadwalkan 3 Mei, namun saat kami berkoordinasi, beliau menyampaikan masih berada di luar negeri, sehingga disepakati tanggal 5 Mei,” ujar Kiai Rusli saat diwawancarai penulismakassar.com.

Penamatan terpadu ini merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk apresiasi terhadap peserta didik yang telah menuntaskan pendidikan pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).

Selain seremoni kelulusan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi besar antara santri, wali santri, alumni, dan masyarakat.

Penamatan terpadu Pondok Pesantren As’adiyah Galung Beru diprediksi akan dihadiri para wali santri, tokoh masyarakat, alumni, serta berbagai unsur pemerhati pendidikan keagamaan di Kabupaten Bulukumba.