Santri MIS As'adiyah Galung BeruMedia Asgar Center — Pondok Pesantren As’adiyah Galung Beru kembali menorehkan capaian membanggakan di bidang pendidikan keagamaan. Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Nomor 965 Tahun 2026, Pondok Pesantren As’adiyah Galung Beru resmi terpilih sebagai salah satu lokasi Pilot Pendampingan Program Pesantren Ramah Anak Tahun 2026.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama dalam memperkuat lingkungan pendidikan pesantren yang aman, nyaman, inklusif, serta berpihak pada perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Terpilihnya Pondok Pesantren As’adiyah Galung Beru menjadi bentuk pengakuan atas komitmen pesantren dalam membangun budaya pendidikan yang humanis, berkarakter, dan berorientasi pada pembinaan santri secara menyeluruh.
Ketua Yayasan, KM. Rusli Rahman menyambut baik kepercayaan tersebut dan menilai program ini menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat sistem pendidikan dan pengasuhan santri di lingkungan pesantren.
“Alhamdulillah, ini adalah amanah sekaligus motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan lingkungan pesantren yang ramah, aman, dan nyaman bagi seluruh santri,” ujar kiai Rusli, Jumat (8/5/2026).
Menurutnya, pesantren tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan dan pendidikan agama, tetapi juga ruang pembentukan karakter, akhlak, serta perlindungan bagi peserta didik.
“Dengan terpilihnya pesantren kami dalam program ini, kami berharap pesantren mampu menjadi role model dan sumber inspirasi bagi lembaga pendidikan Islam lainnya dalam menghadirkan lingkungan belajar yang aman, sehat, ramah anak, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan martabat peserta didik,” tutupnya.
Program Pendampingan Pesantren Ramah Anak sendiri diharapkan mampu menghadirkan pola pendidikan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan anak, mendorong budaya anti kekerasan, serta memperkuat sinergi antara pesantren, orang tua, dan masyarakat.




