Media Asgar Center – Ketua Yayasan Pondok Pesantren As’adiyah Galung Beru, KM. Rusli Rahman, memberikan apresiasi kepada lima santri yang berhasil meraih prestasi pada Pekan Lomba Hari Santri Nasional (HSN) tingkat Kabupaten Bulukumba 2026.

Lima medali tersebut diraih melalui sejumlah cabang lomba, yakni Qiraatil Kutub Tafsir Jalalain, Hifzil Qur’an 1 Juz, dan pidato bahasa Arab.

Kelima santri berprestasi itu adalah Saskia yang meraih Juara I Tafsir Jalalain putri, Ahmad Mubarak Amir sebagai Juara III Tafsir Jalalain putra, Miftahul Khair sebagai Juara II Hifzil Qur’an 1 Juz putra, Andi Tenri Padha Sugina sebagai Juara II Hifzil Qur’an 1 Juz putri, serta Zaskia Amir yang meraih Juara III pidato bahasa Arab.

Penghargaan diserahkan seusai upacara terpadu di halaman pesantren, Senin (26/10/2026).

KM. Rusli Rahman mengatakan, apresiasi tersebut merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat santri dalam mengembangkan potensi sekaligus mengharumkan nama pesantren.

“Pemberian apresiasi ini bertujuan menumbuhkan motivasi dan semangat santri untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang keagamaan, akademik, kepemimpinan, maupun literasi,” tuturnya.

Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan bahwa santri memiliki kesempatan untuk berkembang dan berkontribusi dalam berbagai bidang, tanpa meninggalkan identitas kepesantrenan.

“Sebagai seorang santri, kita tidak hanya bisa mengaji, membaca kitab kuning, dan menghafal Al-Qur’an. Kita juga harus bisa dan mampu dalam bidang apa pun tanpa melupakan identitas sebagai seorang santri,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Pondok Pesantren As’adiyah Galung Beru berkomitmen menjadi ruang bagi santri untuk mengembangkan minat, bakat, dan kreativitas. Pesantren terus berupaya memfasilitasi potensi santri agar tumbuh dan menghasilkan karya yang bermanfaat.

Selain kepada para santri, penghargaan juga diberikan kepada tiga pembina, yakni KM. Elpi Rahman, S.TU, pembina kitab kuning; Ustazah Haerati, S.Pd., pembina pidato bahasa Arab; serta Jusman Imam, pembina tahfiz.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi para pembina dalam mempersiapkan dan mendampingi santri hingga berhasil membawa pulang lima medali pada ajang Hari Santri tingkat Kabupaten Bulukumba 2026. (Imam)