Perbedaan Hukum Bacaan Mad yang Sering Tertukar

Beberapa hukum bacaan mad, memiliki ciri yang hamper mirip, sehingga kadang, buat kita yang baru belajar ilmu tajwid, bakal sering tertukar. Nah, supaya lebih mudah membedakannya, yuk perhatikan beberapa perbedaan hukum mad berikut!

 

  • Bedanya Mad Wajib Muttasil dengan Mad Jaiz Munfasil

Kunci pembedanya adalah posisi hamzah. Jadi, lihat apakah huruf mad dan hamzah berada dalam satu kata atau terpisah ke kata berikutnya.

Mad Wajib Muttasil Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata. 

Contoh:

سَوَاۤءٌ عَلَيْهِمْ

Huruf mad bertemu hamzah pada kata yang berbeda. 

Contoh:

وَلَآ أَنتُمْ عَٰبِدُونَ مَآ أَعْبُدُ

 

  • Bedanya Mad Layyin dengan Mad ‘Aridh Lissukun

Bedanya terletak pada huruf yang menjadi dasar terjadinya mad. Pada Mad Layyin, perhatikan huruf wau (و) atau ya (ي) sukun yang didahului fathah. Sementara itu, pada Mad ‘Aridh Lissukun, perhatikan huruf mad yang berada sebelum huruf terakhir yang menjadi sukun karena waqaf.

Mad Layyin Mad ‘Aridh Lissukun
Ada huruf ya (ي) atau wau (و) bersukun, didahului huruf berharakat fathah, kemudian setelahnya terdapat huruf lain yang diwaqafkan.

Contoh:

لِاِيْلٰفِ قُرَيْشٍۙ ۝١

Huruf mad diikuti oleh huruf lain yang diwaqafkan. 

Contoh:

قُلْ يٰٓاَيُّهَا الْكٰفِرُوْنَۙ ۝١

 

  • Bedanya Mad Thabi’i dengan Mad Badal

Mad Thabi’i dan Mad Badal sama-sama dibaca sepanjang 2 harakat, tetapi keduanya memiliki sebab terjadinya yang berbeda.

Mad Thabi’i Mad Badal
Huruf mad tidak bertemu hamzah.

Contoh:

مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ

Ada hamzah yang diikuti huruf mad dalam satu kata. 

Contoh:

اٰمَنَّا بِاللّٰهِ

 

  • Bedanya Mad Shilah Qashirah dengan Mad Shilah Thawilah

Perbedaan keduanya dapat dilihat dari huruf yang muncul setelah ha dhamir.

Mad Shilah Qashirah Mad Shilah Thawilah
Ha dhamir tidak bertemu hamzah.

Contoh:

فَاُمُّهٗ هَاوِيَةٌ

Ha dhamir bertemu hamzah. 

Contoh:

عِنْدَهٗٓ اِلَّا

 

  • Bedanya Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi dengan Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi

Pembedanya terdapat pada kondisi huruf setelah mad, khususnya ada atau tidaknya tasydid.

Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi
Huruf mad bertemu dengan huruf yang memiliki tasydid.

Contoh:

وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ

 

Huruf mad bertemu dengan sukun asli tanpa tasydid. 

Contoh:

ءَآلْـَٰٔنَ وَقَدْ كُنتُم بِهِۦ تَسْتَعْجِلُونَ

 

Sekian uraian mengenai hukum mad dalam ilmu tajwid, mulai dari pengertian, jenis-jenis, serta contohnya. Apakah kamu sudah paham? Supaya makin paham, jangan lupa untuk menerapkan hukum bacaan yang sudah kamu pelajari ketika kamu membaca Al-Quran, ya!

Jika kamu masih memerlukan bimbingan, kalian bisa mencari guru privat yang sesuai dengan kriteria kalian di Ruangguru Privat Mengaji. Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (offline) atau daring (online). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!