Tiga Siswa As’adiyah Galung Beru Sukses Jalankan Amanah Paskibraka

Media Asgar Center – Tiga Santri madrasah Aliyah Pondok Pesantren As’adiyah Galung Beru menorehkan kebanggaan dengan mendapat amanah dalam Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Ketiganya tidak hanya terpilih sebagai bagian dari pasukan pengibar bendera, tetapi juga dipercaya mengisi posisi penting dalam pelaksanaan upacara, baik di tingkat Kabupaten Bulukumba maupun Kecamatan Gantarang.

Salah satunya adalah Muhammad Hilman, siswa kelas XI MA As’adiyah Galung Beru yang menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Bulukumba 2026. Hilman dipercaya mengemban tugas sebagai Komandan Peleton (Danton) Barisan 45 pada upacara peringatan HUT ke-81 RI tingkat Kabupaten Bulukumba.

Putra pasangan Muhammad Syuaib dan Susanti Syam tersebut menjalankan tugas dengan penuh disiplin dan tanggung jawab. Kepercayaan tersebut menjadi capaian tersendiri bagi Hilman sekaligus kebanggaan bagi keluarga besar madrasah dan pesantren.

Sementara itu, dua siswa lainnya, Alif Ansadi Nur (XI MA) dan Jusran (XII MA), mendapat amanah sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera tingkat Kecamatan Gantarang.

Alif Ansadi Nur dipercaya bertugas sebagai pembentang bendera, sedangkan Jusran menjalankan tugas sebagai pengapit pembawa baki dalam Barisan 8.

Alif merupakan putra pasangan Ansar Saenal, S.Pd. dan Rasdiana, S.Pd. Sementara Jusran merupakan putra pasangan Baso dan Suha, yang berasal dari Baturapa, Kelurahan Borongrappoa, Kecamatan Kindang.

Keberhasilan ketiga siswa tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Yayasan Pondok Pesantren As’adiyah Galung Beru, Kiai Rusli. Ia mengaku bangga sekaligus terharu melihat para siswa mampu menunaikan amanah dalam tugas yang menurutnya tidak ringan.

“Saya sangat terharu dan merinding. Menjadi bagian dari pengibar bendera, ribuan bahkan jutaan mata menyorot di lapangan. Tugasnya tidak ringan, penuh tantangan, dan mereka berhasil menjawabnya dengan tampil sukses. Terima kasih anak-anakku semua. Sukses,” ujar Kiai Rusli.

Menurutnya, tugas sebagai Paskibraka bukan sekadar persoalan baris-berbaris atau menjalankan rangkaian upacara. Capaian tersebut juga tidak lahir secara instan. Rekam jejak siswa As’adiyah Galung Beru dalam Paskibraka telah terlihat sejak 2025. Saat itu, empat siswa MA As’adiyah Galung Beru, yakni Syahril, Muhammad Hilman, Jusran, dan Alif Ansadi Nur, berhasil lolos seleksi Paskibraka tingkat Kecamatan Gantarang.

Setahun kemudian, capaian mereka berkembang dengan jalur masing-masing. Muhammad Hilman berhasil melangkah ke tingkat Kabupaten Bulukumba dan dipercaya mengisi posisi Danton Barisan 45. Sementara Jusran dan Alif kembali mendapat kepercayaan untuk bertugas di tingkat Kecamatan Gantarang.

Adapun Syahril kini tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti proses pendaftaran sebagai calon anggota TNI.

Perjalanan keempat siswa tersebut menjadi gambaran bahwa pembinaan di madrasah tidak hanya berorientasi pada capaian akademik. Peserta didik juga diberikan ruang untuk mengembangkan kedisiplinan, kepemimpinan, ketahanan mental, serta kemampuan berkontribusi di tengah masyarakat.