Dalam pelatihan tersebut, para santri tidak hanya mempelajari tata cara penyusunan khutbah Jumat sesuai tuntunan syariat, tetapi juga mendapatkan pembinaan mengenai teknik penyampaian khutbah, penguasaan mimbar, pengaturan intonasi suara, bahasa tubuh, hingga etika seorang khatib dalam menyampaikan pesan-pesan keislaman secara santun, bijaksana, dan menyentuh hati jamaah.
Sebagai bagian dari metode pembelajaran, setiap santri diberikan tanggung jawab untuk mencatat, menghafal, memahami, dan menguasai satu judul materi khutbah. Materi tersebut nantinya akan dipresentasikan di hadapan pembina dan peserta lainnya sebagai bentuk latihan sekaligus evaluasi kemampuan. Seluruh materi khutbah yang telah disusun juga direncanakan akan dicetak dan dibukukan sebagai referensi dakwah bagi para santri.
Pembina pelatihan, Jusman Imam, S.Pd.I, berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi da’i yang tidak hanya memiliki kemampuan berbicara di atas mimbar, tetapi juga siap mengemban amanah dakwah di mana pun dibutuhkan.
“Kami berharap pelatihan ini menjadi wadah lahirnya da’i-da’i muda yang handal, memiliki pemahaman agama yang baik, berakhlak mulia, dan siap diterjunkan kapan saja serta di mana saja untuk melayani umat. Seorang santri harus memiliki keberanian menyampaikan kebenaran dengan hikmah dan mampu menjadi solusi di tengah masyarakat,” ujar Jusman Imam.
Ia menambahkan, program pembukuan materi khutbah menjadi salah satu upaya membangun budaya literasi di kalangan santri. Selain terampil berbicara di mimbar, santri juga diharapkan mampu menyusun naskah khutbah yang sistematis, berbobot, dan relevan dengan kebutuhan umat.
Melalui pelatihan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Pondok Pesantren As’adiyah Galung Beru menegaskan komitmennya dalam mencetak kader-kader penerus dakwah yang memiliki integritas, keluasan ilmu, serta kesiapan untuk menjadi pelayan umat. Diharapkan, dari mimbar-mimbar pesantren akan lahir para khatib yang mampu meneruskan perjuangan para ulama dalam menyebarkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin dengan penuh hikmah, adab, dan kebijaksanaan.